Pemborong Ngawur, Komisi III DPRD Sampang Sidak Ke Lokasi

Selasa, Oktober 29th 2019. | Daerah, Investigasi, Pembangunan, Pemerintah

Jawapes.co.id, Sampang – Adanya penyimpangan pekerjaan yang bersumber dari APBD Sampang Tahun Anggaran (TA) 2019 senilai Rp.712.700.000, yaitu pembangunan Jembatan Tase’an, di ruas Desa Pasean dan Desa Panggung, Kota Sampang telah menyeret gerombolan Komisi III DPRD Sampang melakukan sidak, Selasa (28/10/2019).

Berdasarkan keterangan warga yang mengeluh ditemukan sejumlah masalah dari proyek yang dikerjakan CV Pulau Garam ini lantaran tidak ada kordinasi dari awal terhadap masyarakat yang terdampak langsung.

“Sudah dari awal pemborong tidak beretika kepada masyarakat terdampak langsung, ditambah kerjanya dengan sengaja menggunakan batu bekas bangunan jembatan lama yang merupakan hasil swadaya masyarakat setempat,” keluhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Abdus Salam selaku Sekretaris Komisi III DPRD Sampang memberikan masukan agar masyarakat setempat, menutup kegiatan pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Tutup, sudah tutup saja…!. Malahan kalau hal itu terjadi kepada saya, apalagi pemborong tidak pamit dan tidak beretika, saya jamin nggak boleh kerja,” tegasnya.

 

Abdus juga mengatakan, kedatangan pihaknya guna ingin mengetahui secara langsung hasil kerjaan proyek tersebut yang diduga bermasalah.

“Secara kasat mata, proyek pengerjaan jembatan ini sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tapi, karena ada laporan jika bahan material pengecoran, dicampur dengan batu pondasi, makanya bangunan yang sudah jadi harus dibongkar,” katanya.

Ia menambahkan, dirinya akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait, guna memastikan secara otentik, bukti dan fakta dilapangan. Namun, jika terbukti ada penyelewengan, maka proyek tersebut harus dibongkar dan dikerjakan ulang sesuai perencanaan.

“Kami akan panggil semua pihak terkait rabu ini. Baik warga, pelaksana, konsultan pengawas, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan PPTK, lembaganya pun akan kami panggil sebagai saksi. Hal itu, untuk menggali semua informasi tentang pengerjaan tersebut,” tegasnya

Di tempat sama, Sekjen Lasbandra Achmad Rifa’i menyatakan sangat mengapresiasi sikap responsif Anggota Komisi III DPRD Sampang akan permasalahan tersebut.

Dirinya juga berharap, pihak legislatif dapat mengungkap hal itu secara cermat dan jeli, agar menjadi contoh bagi yang lain, utamanya dalam menjalankan program pembangunan sesuai harapan, yakni mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.

“Toh, kalau memang diketahui buktinya Rabu besok bahwa pihak pelaksana sengaja mengerjakan proyek tersebut dengan tidak benar, maka harus dibongkar,” singkatnya.

Sharing is caring!

Related For Pemborong Ngawur, Komisi III DPRD Sampang Sidak Ke Lokasi