Dikabupaten Sampang Cukup Sediakan Rp 1 juta, Bebas Selenggarakan Pesta Dangdutan di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, September 29th 2020. | Covid 19, PENGADILAN, Polri, PROFESIONAL

 

Jawapes.co.id, SAMPANG – Acara konser dangdutan yang diselengarakan di kediaman Kades Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, hanya berbuntut pada sidang tindak pidana ringan (Tipiring) dengan denda senilai Rp 1 juta.

Sekitar pukul 10.30 wib, penyelenggara atau Kades Banjar Talela menjalani sidang Tipiring perkara pelanggaran Inpres No. 6 tahun 2020 dan Perbup Sampang No. 53 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan Covid 19 terhadap penyelenggara orkes dangdut di Desa Banjar Talela,  di Pengadilan Negeri (PN) Sampang.

 

Dalam sidang itu, sejumlah saksi memberikan penjelasan atau keterangan bahwa kegiatan tersebut sudah memenuhi fasilitas persyaratan prokes. Namun dalam pelaksanaannya, silih bergantinya tamu tidak mengindahkan prokes Covid-19.

Hakim Ketua, Afrisal saat memimpin sidang memvonis penyelenggara orkes yang melanggar prokes Covid-19 dengan  wajib membayar denda Rp 1 juta atau Apabila tidak membayar maka diganti kurungan selama 3 hari.

Padahal jika mengaca pada kasus yang terjadi di daerah Tegal, Jawa Tengah, Polda Jateng telah menetapkan penyelenggara sebagai tersangka lantaran ketidaksesuaian pengajuan izin  dengan fakta yang ada. Serta di duga Penyelenggaraan konser di tengah pandemi itu  melanggar Pasal 93 UU No 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, juga Pasal 216 KUHP.

Sementara Kapolsek Camplong, Iptu Tomo saat dikonfirmasi mengenai izin penyelenggaran acara dangdutam yang diajukan oleh penyelenggara atau Kades Banjar Talelah, masih belum bisa memberikan keterangan hingga berita ini tayang.(Tim/Red)

Sharing is caring!

Related For Dikabupaten Sampang Cukup Sediakan Rp 1 juta, Bebas Selenggarakan Pesta Dangdutan di Tengah Pandemi Covid-19