Askab PSSI Sampang Pastikan Jatuhi Sanksi pada Dua Klub Pembuat Kericuhan

Senin, Desember 28th 2020. | Uncategorized
Foto/ saat rilisASKAB PSSI SAMPANG.

Jawapes.co.id, Sampang – Ricuh saat kompetisi sepak bola antar klub berlangsung, dua klub sepakbola lokal Kabupaten Sampang, Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sampang, jatuhi sanksi denda dan disiplin.
Kericuhan yang terjadi ketika dua klub yakni klub Barbara asal Kecamatan Karang Penang dan klub Putra Banyuates, menghelat pertandingan di lapangan Wijaya Kusuma, Sabtu kemarin.
Saat rilis, Ketua Askab PSSI Sampang Mohammad Faruk menjelaskan, sebelum dilaksanakan kompetisi, pihaknya menegaskan sudah terdapat kesepakatan antara 29 klub peserta dengan pihak penyelenggara Askab PSSI Sampang, yakni tidak boleh ada penonton dalam setiap pertandingan.
“Karena kesepakatan yang sudah dibuat ternyata dilanggar oleh kedua klub yang bertanding tadi sore itu. Sehingga dengan terpaksa kami harus mengakhiri, dan menghentikan secara total kompetisi ini. Atas kericuhan yang terjadi tanpa bisa dihindari, kami atas nama Askab PSSI Sampang selaku penyelenggara memohon maaf kepada semua pihak dan masyarakat,” jelasnya, Jumat (25/12/2020) malam.
Ditambahkan, Sekretaris Askab PSSI Sampang Hernandi Kusumahadi menyampaikan, pihaknya sudah melayangkan surat yang sifatnya pemberitahuan kegiatan kepada Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten dan Polres Sampang. Dengan alasan karena desakan klub. Sehingga pada akhirnya Askab PSSI dengan terpaksa menggelar kompetisi itu dengan berbagai catatan yang sudah disepakati hitam di atas putih bermeterai.
“Untuk surat yang kami layangkan kepada Gugus Tugas Covid-19 dan Polres Sampang itu sifatnya hanya pemberitahuan kegiatan saja. Sebab, untuk ijin tidak dikeluarkan karena masih suasana pandemi Covid-19. Tetapi, kami tidak bisa membendung penonton yang datang ke lapangan untuk melihat pertandingan secara langsung,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Disiplin Askab PSSI Sampang H Ach Bahri menambahkan jika pihaknya akan memanggil kedua klub penyebab kericuhan pada pertandingan itu. Ia menguraikan gambaran sanksi yang akan diberikan terhadap kedua klub asal Kecamatan Karang Penang dan Banyuates itu. Diantaranya sanksi denda minimal Rp10 juta, dan sanksi disiplin larangan mengikuti kompetisi minimal selama 2 tahun.

“Secepatnya kami akan menggelar sidang disiplin dengan memanggil penanggung jawab kedua klub itu, dan beberapa pihak terkait untuk dimintai keterangannya. Seperti wasit, pengawas pertandingan, serta beberapa saksi. Yang jelas, kami selaku Komisi Disiplin akan mengambil tindakan tegas terhadap kedua klub yang telah melakukan pelanggaran itu,” tutupnya. (On1)

Related For Askab PSSI Sampang Pastikan Jatuhi Sanksi pada Dua Klub Pembuat Kericuhan