Sidang Kasus Narkoba 19kg Di PN Sampang Berlanjut, Terdakwa Terancam Hukuman Minimal Lima Tahun

Selasa, Januari 28th 2020. | Hukum, NARKOBA

SAMPANG, Jawapes.co.id – Sempat keberatan terhadap dakwaannya, Ahmad Sakur yang menjalani sidang putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Sampang, akhirnya tetap berlanjut.
Terdakwa Sakur berasal dari Dusun Karang, Desa Maneron, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan diduga menyelundupkan barang haram sabu jaringan Malaysia kurang lebih seberat 19 kilo gram pada Agustus 2019 lalu. Saat itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, melakukan penggagalan penyelundupan sabu di jalan raya Banyuates, Kabupaten Sampang.

“Sidang terdakwa terkait kasus sabu kurang lebih 19 Kg tetap dilanjutkan di PN Sampang. Agenda sidang selanjutnya pemeriksaan saksi-saksi,” ujar JPU Kejaksaan Negeri Sampang, Munarwi saat ditemui usai sidang.

Munarwi menjelaskan, sebelumnya Sakur merasa keberataan atas dakwaan yang dibacakan karena mengaku merasa dijebak dimana sejumlah orang yang diduga ikut terlibat tidak mendapatkan peradilan yang sama.

“Dalam agenda sebelumnya didakwa dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sehingga terancam maksimal hukuman mati atau seumur hidup, tapi juga di pasal itu minimal lima tahun penjara,” jelas Munarwi.

Sementara Penasehat Hukum terdakwa, Moh Hasan mengaku, dalam sidang sebelumnya kliennya keberatan terhadap dakwaan yang diberikan JPU, makanya berlanjut ke agenda putusan sela. Tapi untuk sidang kali ini, kami terima hasil dari sidang putusan sela pada hari ini dan berharap kepada Majelis Hakim memberikan keringanan.

“Klien kami bukan pengedar, klien kami hanya bekerja di ekspedisi selama tujuh tahun. Dan tahunya ada barang (sabu) itu diselundupkan dalam kendarannya,” jelasnya.

Lanjut Hasan membeberkan, untuk total barang sabu sebenarnya sebanyak 24 Kilo gram dimana barang tersebut ditemukan di wilayah ekspedisi Gresik. Sedangkan sebanyak 19 Kilo gram ditemukan di Banyuates. Namun orang yang di ekspedisi Gresik hanya dimintai keterangan saja. (28/01/2020).

Terpisah, Kabid Pemberantasan Narkoba, BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu yang berhasil digagalkannya sedang diproses.

“Iya benar mas, kami limpahkah proses peradilannya ke PN Sampang karena lokasi kejadiannya berada di wilayah hukum Sampang,” ucapnya singkat. ( Moh/Tim/Red)

Related For Sidang Kasus Narkoba 19kg Di PN Sampang Berlanjut, Terdakwa Terancam Hukuman Minimal Lima Tahun