Kisruh Pantai Tengket Beraroma Politik Hingga Pengalihan Isu

Sabtu, Juni 27th 2020. | Hukum, Korupsi, Kriminal, Pemerintah, Polri

 

  •   Foto Lokasi Pantai tengket Maneron kec sepuluh bangkalan.

Jawapes.co.id. Bangkalan – Kekisruhan yang terjadi di lokasi wisata alam pantai Tengket di Desa Maneron, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terindikasi bukan hanya persoalan tidak mengantongi izin, melainkan banyak kepentingan yang ingin memanfaatkan situasi.

Bahkan beredar aroma tak sedap antara politik desa dan pengalihan isu pelanggaran hukum yang terjadi di internal pemerintahan desa itu sendiri dengan pengelola wisata, meski sebelumnya kedua pihak tersebut diketahui satu komando dalam pendukungan politik  di desa itu. Pengelola pantai Tengket Badar adalah pendukung utama Suharsono Kades terpilih pada saat PAW Kades Desa Maneron beberapa waktu lalu.(27/6/2020).

Kentalnya aroma politik dan sarat kepentingan dibalik kekisruhan yang terjadi ternyata tercium kebanyakan warga setempat. Bahkan bentuk keheranan warga pihak pengelola wisata pantai mendapat protes oleh pemerintah desa.

“Jadinya aneh kan, dimana dulu satu komando dalam pendukungan politik desa namun sekarang saling serang begitu saja,” ujar Hamdan salah satu warga setempat.

    

Sementara Sekjen DPP LSM Lasbandra, Ach Rifai menilai, kekisruhan yang terjadi tentunya perlu dilihat dari segala aspek lainnya. Semenjak penegakan hukum Polres dipimpin AKBP Rama Samtama Putra, ruang gerak para mafia solar, narkoba dan penyelewengan bantuan di tingkat bawah semakin sempit. Sehingga menjadikan para mafia harus putar otak untuk menguasai sesuatu.

“Kalau tidak salah Badar itu pemain solar di pesisir Kecamatan Sepuluh. Dan sekarang tiba-tiba banting setir mengelola pantai Tengket, jangan-jangan dijadikan kedok semata, apalagi saat ini beredar desas desus lokasi pantai ingin dijadikan tempat terselebung,” curiganya.

Disisi lain Rifai menyampaikan hal ini sengaja terjadi, jika karena persoalan izin, pantai tersebut telah menerima ribuan pengunjung sejak lebaran idul fitri, yang seharusnya pihak desa menegur keras karena keberadaan usaha yang mengundang kerumunan di tengah pandemi.

“kenapa sekarang dibuat gaduh apa sebagai pengalihan realisasi penyaluran Bansos warga terdampak Covid-19 di Desa Maneron yang lagi tidak beres sehingga masyarakat tidak lagi peduli kinerja perangkat desa,” tudingnya.

Perlu diketahui, pantai Tengket sejak lebaran idul Fitri hingga lebaran ketupat 2020 kemarin sudah dibuka untuk umum meski belum mengantongi ijin dimana pengunjung membeludak hingga ribuan dari berbagai kabupaten di Jawa Timur.(Tim/Red)

Sharing is caring!

Related For Kisruh Pantai Tengket Beraroma Politik Hingga Pengalihan Isu