Kinerja Petugas Karantina dan Peternakan Dipos Suramadu Mirip Bisnis Penjualan Tiket

  

Jawapes.co.id. Bangkalan – Pemeriksaan dokumen dan kesehatan keluar masuk hewan  menjelang hari raya Idul Adha atau lebaran Qurban di tengah pandemi covid-19 di wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur, tidak berjalan maksimal.
Pasalnya, di stasiun karantina pertanian kelas II  Bangkalan, Pos Suramadu yang dijadikan lokasi pengawasan dan pemeriksaan dokumen maupun kesehatan hewan sebagai upaya untuk selalu menaati protokol kesehatan.

  

  •         Foto: parkir kendaraan bermuatan sapi Qurban tanpa ada pemeriksaan.

Akan tetapi faktanya, petugas di pos Suramadu tampaknya menyalahi prosedur yang sudah ditentukan.
Padahal, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan, Ahmad Hafid mengimbau agar tetap mentaati protokol kesehatan dan mewajibkan bagi setiap pelaku ekonomi bidang peternakan baik hewan ternak maupun produk asal hewan sebelum melakukan pengiriman hewan atau produk olahan yang berasal dari hewan, supaya  memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan Surat Kesehatan Produk Hewan (SKKPH).

Selain itu, pihaknya  telah mendirikan pos Check Poin di pintu masuk pulau madura yang berfungsi sebagai pos pemeriksaan lalu lintas hewan, khususnya hewan ternak yang masuk maupun keluar dari Pulau Madura.

” Untuk pengecekan surat dokumen SKKH dan pengecekan kesehatan hewan antar Kabupaten ini diterapkan dan diwajibkan dengan tujuan agar hewan itu bebas dari penyakit dan tidak menular ke daerah yang dituju atau sebaliknya,” ungkap Ahmad Hafid pada awak media beberapa waktu lalu.

 

Akan Tetapi apa yang disampaikan Kadis peternakan tersebut seperti tidak sejalan dengan bawahannya saat bertugas,  pantauan awak media ini, di pos Check Poin Suramadu pada Senin (20/07/2020) Pukul 00.10 WIB, petugasnya justru malah tertidur pulas di dalam pos hingga para sopir harus menggedor pintu pos untuk membayar uang berkas.

Terpisah,  Sukamto salah satu petugas stasiun karantina pertanian kelas II  Bangkalan Pos Suramadu saat dikonfirmasi di lokasi tidak bisa mengelak akan kinerjanya yang kurang maksimal tersebut.

“Kami memang kurang maksimal dalam menjalankan tugas karena keterbatasan petugas di lapangan, petugas hanya mengecek berkas dan menyocokan jumlah hewan saja, tidak melakukan pengecekan kesehatan pada hewan yang masuk maupun keluar dari Pulau Madura mas,” beber Sukamto kebingungan saat dikonfirmasi awak media. (Tim/Red)

Sharing is caring!

Related For Kinerja Petugas Karantina dan Peternakan Dipos Suramadu Mirip Bisnis Penjualan Tiket