Teguran Dinas Perikanan Sampang Diabaikan, Pemilik Tambak

Kamis, September 12th 2019. | Daerah, Hukum, Investigasi, Lembaga, Masyarakat, Pelayanan, Pemerintah

  •  Surat dinas Perikanan sampang

Sampang, Jawapes.co.id – Sikap lebih tegas harus ditunjukan Dinas Perikanan Kabupaten Sampang. Pasalnya, surat teguran tertanggal 27/08 dan 05/09/2019 bernomor 523/457/434218/2019, 523/476/434218/2019 yang ditujukan kepada pemilik tambak bernama Ach Jailani ternyata diabaikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Jawapes surat teguran tersebut bertujuan untuk menghentikan aktivitas pembukaan lahan tambak baru yang sudah dikerjakan 1 tahun lebih dengan menggunakan alat berat (excavator, red) tanpa ijin.

  • 12 September 2019, aktifitas  dilokasi.

Pemilik tambak yang berlokasi sekitar hutan magrove di pesisir pelabuhan tanglok pantauan dilokasi tidak ada tanda menghentikan kegiatan, excavator masih berjalan normal sekitar pukul 06.10 WIB, Kamis (12/09/2019).

Saat dikonfirmasi Muhammad Jailani Sholeh Busri yang akrab disapa Ach Jailani itu mengatakan bahwa, ia hanya membantu adiknya memperbaiki tambak yang rusak dan dengan tegas dirinya juga menyatakan tidak perlu ijin.

  • “Saya kira memperbaiki tambak sendiri gak perlu ijin, lagian dengan dana pribadi kok. Tambak adik saya abrasi dan jebol, pemerintah tidak membantu memperbaiki dan sekarang saya yang memperbaiki kenapa dilarang. Sedangkan pajak tetap dibayar terus walaupun tidak menghasilkan,” cetus Jailani.
  • Peta lokasi tambak

Tidak jauh berbeda dengan Asya, selaku Kabid Perikanan Tangkap bahwa di Dinas Perikanan hal tersebut sudah wajar.

“Yang penting dinas sudah mengirim surat dan sudah ke lokasi, terus mau gimana lagi mas,” jawab Asya dengan nada enteng.

Ditempat terpisah, berbeda dengan apa yang disampaikan Ir Hj Umi Hanik Laila selaku Plt Kepala Dinas Perikanan Sampang dengan tegas mengatakan.

“Kami sudah dua kali melayangkan surat ke pemilik tambak (Jaelani) untuk menghentikan aktivitasnya sebelum memiliki ijin. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasannya mas,” singkatnya.

Menurut Hanik, pihaknya sudah mengikuti prosedur. Bahkan kata dia, stafnya sudah konfirmasi ke bagian perijinan, ternyata masih belum ada ijin.

“Hari ini kita layangkan teguran ketiga mas, setelah itu kami serahkan ke Satpol PP untuk di tindak lanjut,” pungkasnya. (R17/tim/red)

Related For Teguran Dinas Perikanan Sampang Diabaikan, Pemilik Tambak