Evaluasi PAD, Bupati Minta Terus Bersinergi dan Jangan Salahkan Covid-19

Jumat, Juni 12th 2020. | Daerah, Melayani, Pemerintah

JAWAPES.CO.ID. SAMPANG – menghadapi pandemi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melakukan rapat evaluasi kondisi hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan seluruh Kepala OPD dan Pimpinan BUMD di Aula Pemkab Sampang.

Dalam rapat besar itu, turut hadir Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Setdakab Yuliadi Setiawan, beserta seluruh Kepala OPD dan Pimpinan BUMD.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KAD) Kabupaten Sampang, Saryono menyampaikan bahwa target penerimaan PAD pada tahun 2019 lalu yaitu sebesar Rp 198.956.511.965, namun karena ada rasionalisasi untuk penanganan dan penanggulangan wabah Covid-19 sehingga menjadi Rp 166.346.873.852.
“Dari target Rp 166.346.873.852 itu, hingga Bulan Mei 2020 masih terkumpul atau tercapai sekitar 39,79 persen atau sekitar Rp 66.182.233.201,” katanya.

Saryono menyatakan, penurunan target PAD tersebut karena pandemi Covid-19, sehingga ada beberapa sektor yang tidak bergerak di saat wabah pandemi mulai mmasuk ke kota bahari seperti di sektor pariwisata dan perhotelan.

Sementara Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam kesempatan tersebut meminta masing-masing organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Pimpinan BUMD untuk menjelaskan hasil PAD yang didapat dan beberapa kendala yang terjadi di lapangan. Bahkan ketegasan Bupati Sampang dibuktikan dengan adanya sejumlah bawahannya menerima teguran keras dan geram karena saat penyampaian tidak memiliki dasar laporan penghitungan yang jelas.

“Tujuan dilakukannya evaluasi guna mencari tau apa permasalahan yang terjadi di bawah dan dicari jalan keluarnya sebab tiap tahun target PAD akan selalu dinaikkan,” ucapnya.

Bupati Sampang, Slamte Junaidi mengakui dan menerima beberapa keluhan dari beberapa OPD akibat dampak pandemi Covid-19, sehingga membuat para OPD terlihat kesulitan mencapai target PAD yang sudah ditetapkan.
“Saya berpesan jangan sampai Covid-19 ini yang disalahkan terus, bisa jadi OPD memang ada ketidakmampuan sehingga timbul rasa pesimis,” ujarnya.

Dalam rapat evaluasi itu, orang nomor satu di Sampang ini justru mewanti-wanti kepada para OPD agar selalu bersinergi. Sebab dalam sistem birokrasi merupakan suatu organ yang tak terpisahkan antara satu sama lainnya. Sehingga perlu satu padu dalam menyelesaikan suatu misi.

“Setelah mendengar paparan OPD bagaimana bisa kita akan mengejar target, banyak yang bohong dan datanya tidak akurat serta belum ada sinergi antara OPD yang satu dengan yang lain, kita akan evaluasi hal ini,” tegasnya. (On1)

Sharing is caring!

Related For Evaluasi PAD, Bupati Minta Terus Bersinergi dan Jangan Salahkan Covid-19