Kapolres Sibuk Dampingi Bupati Sampang, Judi Sabung Ayam Meriah ditengah wabah pandemi Corana di Bulan Ramadhon

Minggu, Mei 10th 2020. | Hukum, Investigasi, Polri

 

JAWAPES.CO.ID. SAMPANG –  Seakan kebal hukum, aktifitas perjudian sabung ayam di tengah pandemi wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) di Bulan Ramadhon  masih saja terjadi di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dan terus dibiarkan sehingga terkesan dipelihara aparat setempat.

Aktifitas perjudian sabung ayam ini sebelumnya sudah diinformasikan kepada Mapolres dan Anggota Kodim setempat beserta jajarannya. Namun informasi yang disampaikan, pihak terkait tampaknya bersikap cuek dalam menyikapinya sehingga aktifitas perjudian kembali terjadi di tempat yang sama pula.

Saat di temui salah satu warga di sekitar tempat sabung Ayam yang namanya tidak mau disebutkan (sumber) mengatakan tidak mungkin aparat penegak hukum tidak tahu.
“masih ada mas, karena dengan banyak orang yang datang rata rata bawa ayam, saya lihat langsung kelokasi memang benar mas ada Judi Sabung Ayam masih aman dan terkendali didalam arena,” Jelasnya  pada wartawan Jawapes.

Bukan hanya itu MJ Penggemar Merpati Dan Juga Ayam Sabung menerangkan, “Tentu saya juga bingung mas, kenapa merpati di obrak Abrik walau di pelosok desa dan Sabung Ayam di biarkan walau di sekitar Mapolsek kota dan Kodim Sampang, apa ada keterpihakan Polres Sampang yang terkesan tebang pilih, atau mungkinkah ada upeti yang di berikan sehingga polres tidak menghentikan sabung ayam tersebut, penuh tanda tanya.

Pantauan tim di lapangan pada Sabtu (9/5/2020) sekitar pukul 13.00 wib kemarin, ratusan maniak judi sabung ayam dari berbagai Kabupaten di Madura datang bahkan juga terlihat banyak anak di bawah umur begitu santai menikmati sedotan rokok di siang bolong bulan ramadhan. Lokasi arena tepatnya berada di ruas jalan Provinsi yakni arah Sampang-Pamekasan itu berjarak lokasi dengan Mapolres Sampang kurang lebih 10 menit sedangkan dari Mapolsek kota Sampang hanya 5 menit.
Berlokasi di hutan mangrove, tepatnya di belakang Swalayan “Sertumas” yang di tebang lalu di urug pasir dijadikan lapangan arena Sabung ayam yang begitu luas.
Namun nyali pihak keamanan dalam merespon dan mengamankannya tidak bertaring alias macan ompong karena tak sanggup mengemban tugas Kapolri sebagai tercantum dalam Maklumat bernomor Mak/2/III/2020, yang diteken langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, pada Kamis (19/3/2020) lalu.

Saat dikonfirmasi Kapolres Sampang, melalui Kapolsek Camplong Iptu Tomo dan kasubbag Polres Aipda Yoyok YP melalui selulernya masih belum ada tanggapan walaupun nada sambung selulernya terdengar aktif. (tim/red)

Sharing is caring!

Related For Kapolres Sibuk Dampingi Bupati Sampang, Judi Sabung Ayam Meriah ditengah wabah pandemi Corana di Bulan Ramadhon