Tipidkor Polda Jatim Tindak Lanjuti Laporan Pemotongan BLT DD dan BPNT

Kamis, Juli 9th 2020. | Hukum, Korupsi, Polri, PROFESIONAL

  

Jawapes.co.id, Sampang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mendatangi Polda Jawa Timur terkait laporan dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) serta pengurangan Bahan Pangan (Sembako) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2020 yang dilakukan Kepala Desa Banjar Talela Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Faruk selaku KAKI menyampaikan, besaran BLT-DD yang semestinya diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdampak Covid-19 yaitu senilai Rp 600 ribu, kemudian dipotong sebesar Rp 300 ribu. Sehingga KPM pun harus menerima hanya sebesar Rp 300 ribu saja dengan alasan di kasihkan ke warga lain yang tidak mendapatkan bantuan.

Juga untuk bantuan BPNT setiap keluarga penerima manfaat hanya menerima sembako beras 10 kg dan telur 5 butir selama 4 bulan dari bulan Maret sampai bulan Juni.

“Pemanggilan untuk hari ini dimintain keterangan, sekaligus membuat laporan kepada Tipikor Polda Jatim,” kata Faruk, Kamis (9/7/2020).

KAKI melaporkan Kepala Desa Banjar Taleta karena menilai dugaan indikasi pembiyaran yang dilakukan pengawas Kecamatan pada penyalur.

“Ada juga pemotongan yaitu nilai bantuan program Sembako adalah 150 ribu per bulan namun pada bulan Maret 2020 naik menjadi 200 ribu sampai Agustus 2020,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, AKP Dewa Yoga Prima, Kanit I Unit III Tipikor, Ditreskrimsus Polda Jatim dirinya menyatakan, masih mengumpulkan keterangan. “Ini kita panggil, kami lakukan klarifikasi terlebih dahulu,” ujar mantan Kasat Reskrim ini. (Tim/red)

Sharing is caring!

Related For Tipidkor Polda Jatim Tindak Lanjuti Laporan Pemotongan BLT DD dan BPNT