Honor Tak Terbayar, Ketua BPD Layangkan Pernyataannya

Kamis, November 7th 2019. | Daerah, DESA, Investigasi, Korupsi, Pelayanan, Pemerintah

Jawapes.co.id Sampang – kabar tentang  Tidak terbayarnya honor Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Bencelok Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang Jawa Timur mulai April 2017 hingga  November 2019 dibenarkan oleh KH.Ali Wafa, selaku Ketua BPD Bencelok.

Hal itu berdasarkan Surat Keterangan nomor (15/BPD/SK/11/2019). yang dibuat oleh KH.Ali Wafa, sebagai bukti pernyataan sikap keluhan jika honor yang seharusnya diterima namun sampai saat ini masih belum terbayarkan.

“Apa yang saya sampaikan melalui surat resmi itu sesuai kenyataan mas, saya katakan sejujurnya,” terangnya saat menyerahkan surat pernyataan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Jrengik, Mohammad Na’im mengatakan, pihaknya masih belum mendapat informasi, terkait tersendatnya pencairan honor yang dimaksud.

Selain itu, ditanya tentang besaran honor yang harus diterima, ia berkelit dan menjelaskan secara bertele-tele. Sehingga, diduga kuat berindikasi dirinya tidak mengerti akan Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Kasi Pemerintahan Kecamatan Jrengik.

“Saya kurang tahu secara jelas informasi itu. Untuk nominalnya, sementara belum konfirmasi dan komunikasi, takutnya lupa. Yang saya ketahui, besaran nominal honor sekitar Rp. 2 juta tiap bulan, dan itu dikeluarkan oleh Kades melalui bendahara desa setempat,” dalihnya, dibalik seluler, Rabu (6/11/2019).

Na’im melanjutkan, dalam hal ini, pihaknya hanya berperan sebagai pemantau untuk mengkroscek keluar, atau tidaknya honor tersebut. Selain itu, berdasarkan ketentuan SK Bupati  Sampang, honor tersebut harus sampai kepada yang bersangkutan.

“Untuk proses pencairan, yang jelas tidak dilibatkan, karena kami bertugas hanya sebagai pemantau dan mengecek, sudah keluar atau tidaknya honor tersebut. Karena hal ini, merupakan suatu hak dan kewajiban. Jadi, sesuai yang tertera di SK Bupati,  honor tersebut harus dikeluarkan dan sampai kepada yang wajib menerima. Maka dari itu, kades setempatlah yang harus bertanggung jawab penuh, akan permasalahan tersebut,” pungkasnya.

Sementara, hingga berita ini ditulis, Kades Bancelok, Kecamatan Jrengik tidak bisa dihubungi. (Tim/red)

Sharing is caring!

Related For Honor Tak Terbayar, Ketua BPD Layangkan Pernyataannya