Terkait Bisnis Lendir, Ulama Ultimatum Bupati Sampang

Minggu, Oktober 4th 2020. | Daerah, Investigasi, Pemerintah, Polri, PROFESIONAL

 

 

Jawapes.co.id, SAMPANG – Santernya keberadaan bisnis lendir di Dusun Rabajateh, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Madura, Jawa Timur, membuat Ulama setempat geram. Bahkan ulama mengeluar seruan hingga ultimatum kepada pemerintah setempat.
Seruan dan ultimatum tersebut kini beredar dalam bentuk rekaman suara di berbagai group WA di Kota Bahari. Dalam isi rekaman itu tampaknya menyikapi keras adanya lokalisasi yang terkesan ngeyel meski sebelumnya telah dilakukan penggrebekan dan penertiban oleh Satpol PP dan Polsek setempat, hingga pemilik rumah (Germo) memberikan pernyatakan tidak akan mengulangi kembali.
Namun penyataan bermaterai itu tidak diindahkan oleh pemilik rumah atau penyedia bisnis esek-esek. (04/10/2020).

Sebab beberapa waktu lalu, bisnis birahi tersebut masih beroperasi seakan tidak ada beban yang menjeratnya.
Dari pemberitaan  media Jawapes mengenai keberadaan bisnis esek-esek di rumah H Tolib, penyedia yang begitu santer di wilayah Desa Taddan, membuat Ulama setempat KH. Safiuddin Barodi (Kiai Udin Taddan) mulai angkat bicara, bahkan mengingatkan Pemkab Sampang segera mengambil sikap tegas sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sudah lama kami dengar aktivitas lokalisasi di dusun Rabejate, tapi ulama masih berusaha mendinginkan suasana khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Bisa bisa jadi nasional kalau dibiarkan. Jadi kami mohon kepada Bupati Sampang agar secepatnya bertindak sebelum ulama mengambil sikap,” pintanya tegas.

Sementara Ketua Tim investigasi Lasbandra, Rifai mengaku sudah melaporkan kepada Polres Sampang, agar keberadaan bisnis esek-esek di daerah Dusun Rabajate, Desa Taddan ditindaklanjuti secara tegas.

“Kami sudah melayangkan surat resmi ke Kapolres Sampang terkait tempat lokalisasi tersebut. Sebab pemerintah daerah melalui sekda dan Kasatpol PP terkesan acuh dan membiarkan tempat bisnis maksiat  itu beroperasi begitu tenang tanpa ada tindakan tegas,” ujarnya. (Tim/Red)

Sharing is caring!

Related For Terkait Bisnis Lendir, Ulama Ultimatum Bupati Sampang