Daftar AKPOL, Berujung Uang 100 Jt Melayang

Selasa, November 3rd 2020. | Masyarakat, Melayani, Polri, PROFESIONAL

 

 

Jawapes.co.id, Sampang– Lagi-Lagi dugaan kinerja oknum anggota Polres Sampang sangat meresahkan masyarakat. Bukannya memberantas calo, malah menjadi calo dalam proses
memuluskan seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

Tidak tanggung, besaran nilai yang dipatok sebesar 100 juta yang diminta kepada korban akhirnya melayang.

Hosni selaku korban menceritakan, awal mula dirinya didatangi oleh seorang calo dan oknum anggota Polres Sampang inisial J, pada 2015 lalu. Ia menceritakan bahwa oknum anggota Polres Sampang (J) disebut mempunyai tiga jatah Akpol tanpa biaya.

“Padahal saat itu anak saya sedang kuliah semester empat. Seakan dipaksa, akhirnya anak saya berhenti kuliah dan mengikuti tes penerimaan Akpol, meski anak saya sebenarnya waktu itu tidak mau. Nah biaya itu sebenarnya juga ditarget sebesar Rp 150 juta untuk bisa jadi polisi,” ceritanya.

Setelah itu, Hosni mengaku anaknya kemudian mengikuti bimbingan di Surabaya selama dua bulan lamanya sebelum tes Akpol dilaksanakan.

” Selama di Surabaya dan Setiap melaksanakan tes dimintai uang ini itu, terakhir dimintai uang Rp 30 juta sebelum pengumuman hasil, waktu itu saya kasih Rp 26 juta. walau anak saya gagal jadi anggota polri tapi total uang yang diminta (J) oknum anggota polres Sampang mencapai Rp 100 juta, sampai sekarang hanya berjanji akan mengembalikan. Tapi tidak jelas kapan mengembalikannya,” kata Husni tampak kesal.

Saat dikonfirmasi (J) Oknum anggota polres Sampang, tidak mengelak adanya percaloan yang didalangi dirinya tersebut. Bahkan malah dengan lantang seperti tidak berdosa dirinya menjabarkan jika tidak tahu duduk persoalannya jangan ikut mencampuri persoalan yang terjadi antara Hosni dan dirinya.

” Maaf bapak ya, alangkah lebih bijak dan elok kita tahu dulu duduk permasalahannya sebelum kita menyimpulkan karena perbuatan kita akan kembali kepada kita sendiri dan terkait masalah dengan Pak Hosni sudah ada kesepakatan dengan saya dan sebagian sudah ada penyelesaian secara bertahap sesuai kesepakatan,” kilahnya.

Bahkan (J) mengaku sudah dipanggil di bagian Propam Polres Sampang mengenai surat pelaporan persoalan tersebut.

“Saya sudah dipanggil Kasi Propam mengenai surat yang anda kirim ke Kapolres Sampang terkait masalah saya dengan pak Hosni,” akunya. 03/11/2020. (Tim/Red)

Related For Daftar AKPOL, Berujung Uang 100 Jt Melayang