Geger Pembagian Uang Hasil Proyek, Ormas Forsa Hebat Pecah

Senin, Februari 1st 2021. | Uncategorized

Jawapes.co.id, Sampang – Humas Forum Sampang (Forsa) Hebat, Slamet Orip geram dan  mempertanyakan uang ratusan juta hasil dari jatah 10 paket proyek pengawasan tahun 2020 dari pemerintah  Kabupaten Sampang Madura lenyap entah kemana.

Kicauannya seperti yang diungkapkan berupa voice mail di grup Whats App (WA) Forsa Hebat Sampang. Akibatnya, wadah yang dibentuk dari sejumlah pengurus dan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tersebut terjadi perpecahan internal.

“Sekarang ini apa katanya pengurus yang baru, cuma pertanggung jawaban pengurus yang lama harus ada. Uang Rp.183 Juta itu lari kemana ?, siapa yang makan ?”, ujar pria yang akrab disapa Orip, Minggu (31/1/2021).

Dia mengatakan, permasalahan keuangan yang tengah melanda Forsa Hebat seperti peribahasa ‘Semut diseberang sungai kelihatan, Gajah dipelupuk mata tidak terlihat’.

“Makanya saya minta rapat dan duduk bersama, kalau perlu sidang paripurna. Kemana jalannya uang itu?. Kalau saya sudah menyelamatkan uang yang seharusnya dibayarkan ke Yasin, sementara yang bersangkutan tidak bekerja, dan hal ini sesuai perintah Pak Waka”, katanya.

Orip juga menegaskan jika dirinya siap mempertanggungjawabkan semua data administrasi dari proyek pengawasan yang dikelola Forsa Hebat.

“Humas berbicara apa adanya, apabila Bapak penggagas CPM Saleh diminta pertanggungjawaban oleh Bupati, oret-oretannya ada di saya. Kemarin saya sudah menemukan yang Rp.13 Juta dengan Rp.28 Juta. Sekarang tinggal yang Rp.183 Juta, kemana jalannya duit ini?”, pungkasnya.

Terpisah, Sholehudin selaku penggagas menyatakan tidak mengetahui secara detail dan jelas tentang kaburnya sejumlah anggaran yang dipermasalahkan tersebut. Bahkan, dirinya berasumsi serta menuding jika segala bentuk adminstrasi merupakan wewenang dan tanggung jawab Humas.

“Saya gak bisa komentar kawan, karena saya memang tidak tau masalah proyek. Cuma yang tau jelas hitungannya adalah Orip sama Said. Demi Allah saya memang tidak tau hitung-hitungannya. Makanya, ketua, sekretaris dan bendaharanya saya ganti. Hal ini karena tidak sesuai dengan harapan saya kawan”, singkatnya melalui seluler.
(1/2/2021).

Hingga berita ini dilansir, Noer Hasan selaku Ketua Forsa Saat dihubungi, baik via seluler maupun WA, guna mendapatkan informasi lebih jelas, terkait raibnya anggaran Rp.183 juta yang dipermasalahkan tersebut masih Bungkam. (Tim/Red)

Related For Geger Pembagian Uang Hasil Proyek, Ormas Forsa Hebat Pecah